jump to navigation

Hidup Bahagia Jakob Oetama November 22, 2011

Posted by lenterahati in Inspirasi, Lentera Hati, pekerjaan, Uncategorized.
Tags: , ,
comments closed

KALAU hidup dimulai dari umur 40 tahun (life begins at fourty), Pak Jakob Oetama, pemilik grup Kompas-Gramedia itu, baru mulai hidup lagi untuk kali keduanya pada 27 September minggu lalu.

Jarang ada berita wartawan merayakan ulang tahun ke-80 seperti Pak Jakob Oetama. Yang sering adalah berita wartawan mati muda: sakit liver karena bekerja tidak teratur, terkena kanker karena tiap malam stres terkena deadline, terbunuh di medan pergolakan, atau terlibat kecelakaan lalu lintas.

Rasanya kini tinggal tiga wartawan yang berusia di atas 80 tahun: Jakob Oetama dan Herawati Diah. Memang, ada tokoh seperti Harjoko Trisnadi yang juga lebih dari 80 tahun dan sangat sehat. Tetapi, dia lebih dikenal sebagai pengusaha pers daripada wartawan, meski awalnya juga wartawan.

Yang lumayan banyak adalah calon wartawan berumur 80 tahun: Fikri Jufri (75, Tempo), Rahman Arge Makassar (76), Lukman Setiawan (76, Tempo), Ja’far Assegaf (78, Media Indonesia), dan beberapa lagi.

Ini berarti rekor usia wartawan terpanjang kini dipegang Ibu Herawati Diah. Beliau lahir pada 3 April 1917, yang berarti tahun ini berusia 94 tahun. Pak Rosihan Anwar sebenarnya juga hampir mencapai 90 tahun. Tetapi, tak disangka-sangka, dia meninggal mendadak pada usia 89 tahun, 14 April lalu.

Mungkin karena beda generasi, saya tidak akrab dengan dua tokoh pers yang dikaruniai usia yang begitu panjang. Saya mengenal Ibu Herawati Diah karena sempat berhubungan bisnis sekitar lima tahun, tetapi terbatas hanya bicara perusahaan. Yakni ketika suaminya, B.M. Diah, pemilik harian Merdeka yang juga mantan menteri penerangan, menyerahkan pengelolaan harian Merdeka yang lagi pingsan kepada saya pada 1994. Setelah B.M. Diah meninggal dan saham Merdeka beralih ke putranya, kerja sama itu berakhir. Sebagian besar pengelolanya, di bawah pimpinan Margiono, kemudian mendirikan Rakyat Merdeka. Margiono, yang masih memimpin Rakyat Merdeka sampai sekarang, menjadi ketua umum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) pusat.

(more…)

Advertisements