<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments for Lentera Hati</title>
	<atom:link href="http://lenterahati.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lenterahati.wordpress.com</link>
	<description>Yang lapar dan butuh makan bukan hanya perut, hati pun butuh nutrisi, butuh air untuk penghilang dahaganya.</description>
	<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 23:31:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Cinta Rasulullah by I Am Driving Real Hard &#187; Cinta Rasulullah</title>
		<link>http://lenterahati.wordpress.com/2000/08/13/cinta-rasulullah/#comment-30</link>
		<dc:creator>I Am Driving Real Hard &#187; Cinta Rasulullah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 23:34:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lenterahati.wordpress.com/2000/08/13/cinta-rasulullah/#comment-30</guid>
		<description>[...] dari: http://lenterahati.wordpress.com/2000/08/13/cinta-rasulullah/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dari: <a href="http://lenterahati.wordpress.com/2000/08/13/cinta-rasulullah/" rel="nofollow">http://lenterahati.wordpress.com/2000/08/13/cinta-rasulullah/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mandikan Aku Bunda by Mandikan Aku Bunda &#171; Customs6th</title>
		<link>http://lenterahati.wordpress.com/2007/08/18/mandikan-aku-bunda/#comment-29</link>
		<dc:creator>Mandikan Aku Bunda &#171; Customs6th</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 01:22:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lenterahati.wordpress.com/2007/08/18/mandikan-aku-bunda/#comment-29</guid>
		<description>[...] Mandikan Aku&#160;Bunda Jumat, Juni 27, 2008 Posted by bapakethufail in Renungan.  Tags: aku, alif, anak, bunda, ibu, lentera hati, mandikan trackback  Tulisan ini diambil dari : http://lenterahati.wordpress.com/2007/08/18/mandikan-aku-bunda/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Mandikan Aku&nbsp;Bunda Jumat, Juni 27, 2008 Posted by bapakethufail in Renungan.  Tags: aku, alif, anak, bunda, ibu, lentera hati, mandikan trackback  Tulisan ini diambil dari : <a href="http://lenterahati.wordpress.com/2007/08/18/mandikan-aku-bunda/" rel="nofollow">http://lenterahati.wordpress.com/2007/08/18/mandikan-aku-bunda/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sesat di Rimba Ilmiah by ketut gonk</title>
		<link>http://lenterahati.wordpress.com/2008/01/01/sesat-di-rimba-ilmiah/#comment-28</link>
		<dc:creator>ketut gonk</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 08:18:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lenterahati.wordpress.com/2008/01/01/sesat-di-rimba-ilmiah/#comment-28</guid>
		<description>Pak Gede,,,,yang saya kagumi.meski saya hanya tahu bapak dari TV dan media cetak....semoga pemikiran2 Bapak terus bisa saya jumpai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Gede,,,,yang saya kagumi.meski saya hanya tahu bapak dari TV dan media cetak&#8230;.semoga pemikiran2 Bapak terus bisa saya jumpai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sesat di Rimba Ilmiah by Abdurahman</title>
		<link>http://lenterahati.wordpress.com/2008/01/01/sesat-di-rimba-ilmiah/#comment-26</link>
		<dc:creator>Abdurahman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 02:45:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lenterahati.wordpress.com/2008/01/01/sesat-di-rimba-ilmiah/#comment-26</guid>
		<description>Wah, anda memberikan ulasan yang menarik.. :)

Masih ada ruang untuk memberikan pendapat bukan?

".. Dan krtitik untuk mahasiswa yang dalam setiap skripsi selalu mencantumkan penuh pemikiran-pemikiran ilmuwan besar, scientis terkenal, filsuf ternama. Begitu sampai halaman terakhir, kesimpulan pemikirannya sendiri ternyata tidak ada alias nol…"

Menurut saya, salahkan mahasiswa tersebut.. berikan teguran kepada mereka.. penggunaan referensi itu masih relevan &#38; penting pak, tentunya diuji dulu referensinya valid apa tidak.. 

di dunia mahasiswa indonesia sendiri kan berkembang "budaya instan", budaya yang malas mikir, dan budaya2x hedonis lainnya sebagainya. banyak teman2x seangkatan saya yang semangat 45 saat merayakan ulang tahunnya (dengan gaya hedonis tentunya). tapi saat mereka presentasi tentang tugas kuliahnya,, mereka failed!!.. karena mereka asal ambil (copy/paste) dan mereka mengutip sumber2x yang tidak jelas kredibilitas &#38; relevansinya

"...Seperti juga penulis aktif dimilis ini yang “mencoba memahami Gus Dur” sampai berjilid jilid dan seri, anda yang kritis pasti akan bertanya kalau mencoba paham kenapa sampai menulis seperti cerita bersambung seperti itu? Bukannya itu justru menunjukan kebingungan? Dan siapa sih Gus Dur itu sampai mesti dipahami seperti seorang filsuf terkenal?(*) ... "

wahh, kalau mengkaji seseorang/tokoh itu urusan pribadi masing-masing pak..setiap orang kan bebas mengungkapkan opininya selama hal itu bukan fitnah/mencemarkan nama baik..

saya sendiri bukan pendukung/pemuja gusdur, malahan pemikiran saya cenderung sering bertabrakan dengan gusdur.. tapi kalau ada orang mau menulis berjilid-jilid tentang dia,, yah mau apa?

Mohon maaf sebelumnya apabila ada salah kata pak.. :)

~salam kenal~</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, anda memberikan ulasan yang menarik.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Masih ada ruang untuk memberikan pendapat bukan?</p>
<p>&#8220;.. Dan krtitik untuk mahasiswa yang dalam setiap skripsi selalu mencantumkan penuh pemikiran-pemikiran ilmuwan besar, scientis terkenal, filsuf ternama. Begitu sampai halaman terakhir, kesimpulan pemikirannya sendiri ternyata tidak ada alias nol…&#8221;</p>
<p>Menurut saya, salahkan mahasiswa tersebut.. berikan teguran kepada mereka.. penggunaan referensi itu masih relevan &amp; penting pak, tentunya diuji dulu referensinya valid apa tidak.. </p>
<p>di dunia mahasiswa indonesia sendiri kan berkembang &#8220;budaya instan&#8221;, budaya yang malas mikir, dan budaya2x hedonis lainnya sebagainya. banyak teman2x seangkatan saya yang semangat 45 saat merayakan ulang tahunnya (dengan gaya hedonis tentunya). tapi saat mereka presentasi tentang tugas kuliahnya,, mereka failed!!.. karena mereka asal ambil (copy/paste) dan mereka mengutip sumber2x yang tidak jelas kredibilitas &amp; relevansinya</p>
<p>&#8220;&#8230;Seperti juga penulis aktif dimilis ini yang “mencoba memahami Gus Dur” sampai berjilid jilid dan seri, anda yang kritis pasti akan bertanya kalau mencoba paham kenapa sampai menulis seperti cerita bersambung seperti itu? Bukannya itu justru menunjukan kebingungan? Dan siapa sih Gus Dur itu sampai mesti dipahami seperti seorang filsuf terkenal?(*) &#8230; &#8221;</p>
<p>wahh, kalau mengkaji seseorang/tokoh itu urusan pribadi masing-masing pak..setiap orang kan bebas mengungkapkan opininya selama hal itu bukan fitnah/mencemarkan nama baik..</p>
<p>saya sendiri bukan pendukung/pemuja gusdur, malahan pemikiran saya cenderung sering bertabrakan dengan gusdur.. tapi kalau ada orang mau menulis berjilid-jilid tentang dia,, yah mau apa?</p>
<p>Mohon maaf sebelumnya apabila ada salah kata pak.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>~salam kenal~</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sesat di Rimba Ilmiah by pangbrudas</title>
		<link>http://lenterahati.wordpress.com/2008/01/01/sesat-di-rimba-ilmiah/#comment-25</link>
		<dc:creator>pangbrudas</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 09:18:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lenterahati.wordpress.com/2008/01/01/sesat-di-rimba-ilmiah/#comment-25</guid>
		<description>hehehe.. sentuhan halus pada bidang kasar..

salam kenal bro..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe.. sentuhan halus pada bidang kasar..</p>
<p>salam kenal bro..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
